Duduk santai di rumah terasa semakin nyaman ketika didukung furnitur yang tepat. Salah satu pilihan yang banyak digunakan untuk menciptakan suasana rileks adalah kursi lesehan. Bentuknya yang rendah membuat aktivitas duduk terasa lebih santai sekaligus memberikan kesan ruangan yang hangat dan akrab.
Namun, tahukah kamu bahwa kursi lesehan tidak hanya memiliki satu jenis? Ada berbagai model, material, dan desain yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta gaya interior rumah.
Sebelum tergoda membeli karena tampilannya yang menarik, ada baiknya mengenali jenis dan kelebihan kursi lesehan terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu bisa memilih kursi yang tidak hanya nyaman, tetapi juga cocok dengan karakter ruangan.
Apa Itu Kursi Lesehan?
Kursi lesehan adalah jenis tempat duduk dengan posisi dudukan yang rendah, sehingga pengguna dapat duduk lebih dekat dengan permukaan lantai. Berbeda dengan sofa atau kursi konvensional yang memiliki kaki tinggi, kursi lesehan biasanya memiliki konstruksi rendah atau bahkan langsung ditempatkan di atas lantai.
Desain seperti ini banyak digunakan pada ruang keluarga, ruang santai, kamar tidur, ruang baca, hingga area berkumpul bersama keluarga.
Selain menawarkan kenyamanan, kursi lesehan juga dapat menjadi elemen dekorasi yang memperkuat konsep interior, terutama pada ruangan bergaya minimalis, Japandi, bohemian, hingga Japanese style.
Jenis-Jenis Kursi Lesehan yang Bisa Dipilih
Setiap jenis kursi lesehan memiliki karakter dan fungsi yang berbeda. Kenali beberapa pilihan berikut sebelum menentukan mana yang paling sesuai untuk rumah mu.
1. Kursi Lesehan Floor Chair
Floor chair merupakan salah satu jenis kursi lesehan yang cukup populer. Bentuknya menyerupai kursi dengan sandaran, tetapi memiliki kaki yang sangat rendah atau bahkan tanpa kaki.
Beberapa model dilengkapi bantalan empuk dan sandaran yang dapat diatur kemiringannya. Karena ukurannya relatif ringkas, floor chair cocok untuk ruang yang tidak terlalu luas. Jenis ini ideal digunakan untuk membaca buku, bermain game, menonton televisi, atau sekadar bersantai.
2. Kursi Lesehan dengan Bantalan
Jika kenyamanan menjadi prioritas, kursi lesehan dengan bantalan tebal bisa menjadi pilihan menarik. Bantalan dapat menggunakan material seperti busa, dakron, atau material empuk lainnya yang memberikan sensasi duduk lebih nyaman.
Desainnya juga sangat fleksibel. Kamu bisa memilih bantalan polos untuk tampilan minimalis atau menggunakan motif dan warna tertentu sebagai aksen dekorasi.
3. Bean Bag
Bean bag juga dapat menjadi alternatif kursi lesehan. Bentuknya yang fleksibel membuat bean bag mampu mengikuti posisi tubuh ketika digunakan.
Kelebihan lainnya adalah bobotnya yang relatif ringan sehingga mudah dipindahkan dari satu area ke area lain. Bean bag cocok untuk ruang santai, kamar tidur, ruang bermain, maupun sudut membaca.
4. Kursi Lesehan Kayu
Untuk kamu yang menyukai nuansa natural, kursi lesehan berbahan kayu bisa menjadi pilihan. Material kayu memberikan karakter yang lebih hangat dan dapat dipadukan dengan berbagai gaya interior.
Agar tetap nyaman, kursi kayu biasanya dapat dilengkapi bantalan duduk atau cushion. Perpaduan kayu dan kain berwarna netral juga cocok untuk menghadirkan suasana Japandi atau minimalis natural.
5. Bantalan Duduk atau Floor Cushion
Pilihan paling sederhana adalah menggunakan floor cushion atau bantal duduk. Meski bentuknya sederhana, pilihan ini bisa memberikan fleksibilitas tinggi dalam menata ruangan.
Floor cushion dapat ditumpuk, dipindahkan, atau disimpan ketika tidak digunakan. Pilihan warna dan motifnya pun dapat disesuaikan dengan tema interior.
Apa Kelebihan Kursi Lesehan
Bukan hanya soal gaya, kursi lesehan memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya menarik untuk digunakan di rumah.
Membuat Ruangan Terasa Lebih Luas
Karena memiliki ketinggian yang rendah, kursi lesehan tidak terlalu menghalangi pandangan di dalam ruangan. Efek visual ini dapat membuat ruangan terasa lebih lega, terutama jika digunakan pada ruang berukuran terbatas.
Cocok untuk Ruangan Minimalis
Kursi lesehan memiliki bentuk yang cenderung sederhana dan tidak memakan banyak ruang. Karakter tersebut membuatnya mudah diterapkan pada konsep interior minimalis.
Kamu juga bisa mengombinasikannya dengan meja rendah untuk menciptakan area duduk yang nyaman sekaligus fungsional.
Fleksibel dan Mudah Dipindahkan
Sebagian besar kursi lesehan memiliki ukuran yang lebih ringkas dibandingkan sofa. Hal ini membuatnya mudah dipindahkan ketika kamu ingin mengubah layout ruangan. Fleksibilitas tersebut sangat berguna bagi pemilik rumah yang senang bereksperimen dengan tata ruang.
Menciptakan Suasana Lebih Santai
Posisi duduk yang rendah memberikan kesan informal dan rileks. Tidak heran jika kursi lesehan sering digunakan pada area yang memang ditujukan untuk bersantai dan berkumpul. Ruang keluarga pun bisa terasa lebih hangat karena pengguna duduk dalam posisi yang lebih dekat satu sama lain.
Bisa Menjadi Elemen Dekorasi
Jangan anggap kursi lesehan hanya sebagai furnitur fungsional. Dengan pemilihan warna, material, dan bentuk yang tepat, kursi ini juga dapat menjadi aksen visual di dalam ruangan.
Misalnya, cushion berwarna terracotta dapat memberikan sentuhan hangat pada ruangan bernuansa netral, sementara cushion berwarna beige atau cream cocok untuk interior Japandi.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Kursi Lesehan
Memilih kursi lesehan sebaiknya tidak hanya berdasarkan desain yang menarik. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar kursi benar-benar nyaman dan sesuai kebutuhan.
Perhatikan Ukuran Ruangan
Ukur terlebih dahulu area tempat kursi akan diletakkan. Jangan sampai kursi yang dibeli justru membuat area berjalan menjadi sempit. Pertimbangkan juga ukuran meja, karpet, dan furnitur lain yang berada di sekitarnya.
Pilih Material yang Sesuai
Material menentukan kenyamanan sekaligus daya tahan kursi. Untuk penggunaan sehari-hari, pilih material yang mudah dibersihkan dan cukup kuat untuk penggunaan jangka panjang. Jika kursi akan digunakan oleh anak-anak, material yang mudah dirawat tentu menjadi nilai tambah.
Cek Kenyamanan Dudukan
Desain menarik tidak akan berarti jika kursinya tidak nyaman digunakan. Perhatikan ketebalan bantalan, bentuk sandaran, dan posisi duduk. Jika memungkinkan, cobalah kursi secara langsung sebelum membeli.
Sesuaikan dengan Gaya Interior
Kursi lesehan sebaiknya tidak berdiri sendiri. Pilih desain yang dapat menyatu dengan konsep ruangan. Interior minimalis dapat menggunakan warna netral dan bentuk sederhana. Sementara itu, konsep Japandi dapat mengombinasikan material kayu dengan warna natural seperti beige, cream, cokelat muda, atau abu-abu.
Pertimbangkan Kebutuhan Pengguna
Tidak semua orang memiliki kebutuhan duduk yang sama. Jika kursi akan digunakan dalam waktu lama, pertimbangkan model dengan sandaran yang mendukung posisi tubuh.
Sementara jika fungsi utamanya hanya sebagai tempat duduk tambahan ketika menerima tamu, floor cushion atau model yang ringan mungkin sudah cukup.
Pada akhirnya, memilih kursi lesehan bukan hanya tentang mencari tempat duduk yang nyaman. Furnitur ini juga dapat membantu menciptakan karakter sebuah ruangan. Dengan pemilihan model, warna, material, dan penempatan yang tepat, kursi lesehan dapat membuat ruangan terasa lebih santai, lapang, dan personal.
Wujudkan Interior Impian Bersama Interiorloka
Masih bingung memilih furnitur atau menata ruangan agar lebih nyaman, estetik, dan sesuai kebutuhan? Interiorloka siap membantu kamu mewujudkan hunian dengan desain yang fungsional sekaligus memiliki karakter.
🎨 Lihat Portofolio Interiorloka
👉
📸 Ikuti Instagram Interiorloka
👉
▶️ Tonton Inspirasi Desain di YouTube
👉
Mulai dari pemilihan furnitur, penataan ruang, hingga konsep interior secara keseluruhan, Interiorloka siap membantu mewujudkan hunian yang bukan hanya indah dilihat, tetapi juga nyaman untuk ditinggali.
Yuk, wujudkan rumah impian kamu bersama Interiorloka!