5 Faktor Penyebab Popping pada Granit Tile dan Cara Mengatasinya

Oleh: Rifa Khoirunisa, Pada: 17 Juni 2026
5 Faktor Penyebab Popping pada Granit Tile dan Cara Mengatasinya
5 Faktor Penyebab Popping pada Granit Tile dan Cara Mengatasinya

Granit tile menjadi salah satu pilihan material lantai yang banyak digunakan pada hunian modern karena tampilannya yang elegan, kuat, dan memiliki daya tahan yang tinggi.

Permukaannya yang mengilap mampu memberikan kesan mewah pada setiap ruangan, mulai dari ruang tamu, ruang keluarga, hingga area komersial. Namun, di balik keunggulannya, granit tile juga memiliki satu masalah yang cukup sering terjadi jika proses pemasangannya kurang tepat, yaitu popping.

Popping adalah kondisi ketika granit tiba-tiba terangkat, mengeluarkan suara letupan, atau bahkan pecah tanpa adanya benturan. Masalah ini tentu membuat pemilik rumah khawatir karena selain merusak tampilan lantai, biaya perbaikannya juga tidak sedikit. Padahal, sebagian besar kasus popping sebenarnya bisa dicegah sejak awal jika penyebabnya diketahui.

Lantas, apa saja faktor yang menyebabkan popping pada granit tile? Simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: 9 Furniture Cerdas untuk Apartemen Studio yang Nyaman dan Stylish


1. Pemasangan Granit Terlalu Rapat Tanpa Nat

Banyak orang menginginkan tampilan lantai yang terlihat menyatu sehingga granit dipasang dengan jarak yang sangat rapat. Padahal, granit tetap mengalami pemuaian dan penyusutan akibat perubahan suhu. Jika tidak memiliki ruang untuk bergerak, tekanan akan terus menumpuk hingga akhirnya granit terdorong ke atas.

Semakin luas area pemasangan, semakin besar pula tekanan yang terjadi. Inilah mengapa popping sering ditemukan pada ruang keluarga, ruang tamu, atau area dengan bentang lantai yang luas.

Cara mengatasinya:

  • Gunakan lebar nat sesuai standar pemasangan.

  • Jangan memasang granit terlalu rapat.

  • Gunakan bahan nat yang berkualitas agar tetap fleksibel mengikuti pergerakan granit.


2. Perekat Tidak Menempel Secara Maksimal

Popping juga bisa disebabkan oleh adanya rongga di bawah granit. Hal ini biasanya terjadi karena perekat tidak diratakan dengan baik atau jumlah perekat yang digunakan terlalu sedikit. Akibatnya, bagian bawah granit tidak memiliki penopang yang sempurna.

Ketika lantai menerima beban atau mengalami perubahan suhu, area yang kosong akan menjadi titik lemah. Lama-kelamaan granit mulai berbunyi saat diinjak, kemudian retak, hingga akhirnya terangkat.

Cara mengatasinya:

  • Pastikan perekat menutupi seluruh bagian bawah granit.

  • Gunakan teknik pemasangan full bedding.

  • Ratakan perekat menggunakan notched trowel sebelum granit dipasang.


3. Menggunakan Perekat yang Kurang Tepat

Masih banyak pemasangan granit yang hanya mengandalkan campuran semen biasa. Padahal, granit tile memiliki ukuran yang lebih besar dan bobot yang lebih berat dibandingkan keramik biasa sehingga membutuhkan daya rekat yang lebih kuat.

Jika perekat tidak sesuai, ikatan antara granit dan lantai akan melemah seiring waktu. Saat terkena perubahan suhu atau beban yang terus-menerus, granit lebih mudah terlepas dan menyebabkan popping.

Cara mengatasinya:

  • Gunakan tile adhesive khusus granit.

  • Ikuti petunjuk pencampuran sesuai rekomendasi produk.

  • Pilih perekat yang memiliki daya rekat tinggi dan tahan terhadap perubahan suhu.


4. Kondisi Lantai Dasar Kurang Stabil

Sebelum granit dipasang, kondisi lantai dasar harus benar-benar rata dan kering. Jika masih terdapat retakan, permukaan bergelombang, atau kelembapan yang tinggi, granit akan menerima tekanan yang tidak merata.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan granit bergeser atau terangkat karena lantai dasar mengalami perubahan struktur.

Cara mengatasinya:

  • Pastikan screed atau acian sudah benar-benar kering.

  • Perbaiki retakan sebelum proses pemasangan.

  • Ratakan permukaan lantai agar granit memiliki bidang tumpuan yang sempurna.


5. Perubahan Suhu yang Terlalu Ekstrem

Paparan sinar matahari secara langsung dapat membuat granit mengalami pemuaian. Ketika suhu kembali turun, granit akan menyusut. Siklus ini terjadi terus-menerus dan jika tidak diantisipasi sejak awal, tekanan yang dihasilkan dapat memicu popping.

Area seperti teras, ruang dekat taman, atau ruangan dengan bukaan kaca besar biasanya lebih rentan mengalami kondisi ini.

Cara mengatasinya:

  • Gunakan expansion joint pada area yang luas.

  • Pilih perekat dan nat yang lebih fleksibel.

  • Hindari memasang granit pada lantai yang masih lembap.


Tanda-Tanda Granit Akan Mengalami Popping

Sebelum popping benar-benar terjadi, biasanya ada beberapa tanda yang mulai terlihat. Jika kamu menemukannya lebih awal, kerusakan dapat segera ditangani sehingga tidak menyebar ke area lain.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Granit berbunyi kosong saat diketuk.

  • Nat mulai retak tanpa sebab yang jelas.

  • Permukaan granit terasa lebih tinggi dibandingkan granit di sekitarnya.

  • Lantai mengeluarkan bunyi ketika diinjak.

Apabila tanda-tanda tersebut mulai muncul, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan agar kerusakan tidak semakin parah.


Popping pada granit tile bukanlah masalah yang muncul secara tiba-tiba. Penyebabnya biasanya berasal dari proses pemasangan yang kurang tepat, penggunaan perekat yang tidak sesuai, kondisi lantai dasar yang kurang stabil, atau tidak adanya ruang bagi granit untuk memuai dan menyusut.

Dengan menggunakan material yang berkualitas serta menerapkan teknik pemasangan yang benar, risiko popping dapat diminimalkan. Hasilnya, lantai granit akan tetap kokoh, rapi, dan nyaman digunakan selama bertahun-tahun.

Baca Juga: 8 Inspirasi Desain Dapur Menyatu dengan Ruang Makan untuk Rumah Minimalis

Wujudkan Interior Impian Bersama Interiorloka

Hunian yang nyaman tidak hanya bergantung pada desain yang menarik, tetapi juga pada kualitas material dan proses pengerjaan yang tepat. Interiorloka hadir untuk membantu kamu menciptakan ruang yang estetik, fungsional, dan tahan lama melalui layanan desain interior serta pendampingan proyek yang profesional.

Mulai dari konsultasi konsep, pemilihan material, hingga proses pengerjaan, tim Interiorloka siap membantu kamu mendapatkan hasil terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.

Yuk, mulai wujudkan rumah impian mu bersama Interiorloka!

📱 WhatsApp
Konsultasikan kebutuhan desain interior atau renovasi rumahmu secara langsung dengan tim kami.

📸 Instagram
Temukan inspirasi desain, tips interior, serta berbagai hasil proyek terbaru dari Interiorloka.

🎥 YouTube
Dapatkan informasi seputar desain interior, edukasi material bangunan, dan berbagai inspirasi hunian melalui video-video menarik dari Interiorloka.

Hubungi Interiorloka sekarang dan wujudkan hunian yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman dan berkualitas untuk jangka panjang!

Artikel dari kategori yang sama